Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Thursday, December 1, 2011

Inilah Alasan Israel Dan Dunia Barat Sangat Takut Pada Islam

Sudah mendarah daging dalam diri kita bahwa israel dan barat adalah musuh yang terus memerangi islam. Walaupun dalam berbagai kesempatan mereka selalu berkoar-koar islam bukanlah musuh, tetapi secara sembunyi-sembunyi terus mengadakan propaganda untuk merusak citra islam di mata dunia.

Dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia beberapa tahun silam, dihadapan masa ormas islam, Presiden Iran Mahmud Ahmad Dinejad mengatakan sesungguhnya musuh yang nyata sudah nampak di mata kalian yang terang-terangan memusuhi islam adalah dunia barat dengan kroni-kroninya (zionis). Umat islam tidak akan gentar karena setiap dalam diri pemuda islam adalah nuklir bagi barat. Omongan itu bukan sambal gertak semata.

Seorang dedengkot yahudi dalam statemennya mengatakan bahwa satu hal yang kami takuti dalam islam yang menjadi ancaman suatu hari mendatang. Sesuatu yang membuat kami selalu merasa dalam ancaman dan ketakutan. Hal itu adalah persatuan islam di seluruh dunia seperti yang kalian tunjukan diwaktu sholat berjamaah.

Dalam Al Qur’an Allah SWT berfirman: “Dan apabila kamu berada bersama mereka lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) bersamamu dan menyandang senjata,…” (QS. 4:102).

Rasulullah SAW bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh aku bermaksud hendak menyuruh orang-orang mengumpulkan kayu bakar, kemudian menyuruh seseorang menyerukan adzan, lalu menyuruh seseorang pula untuk menjadi imam bagi orang banyak. Maka saya akan mendatangi orang-orang yang tidak ikut berjama’ah, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA).

Dari Ibnu Abbas RA berkata: “Saya menginap di rumah bibiku Maimunah (isteri Rasulullah SAW). Nabi SAW bangun untuk shalat malam maka aku bangun untuk shalat bersama beliau. Aku berdiri di sisi kirinya dan dipeganglah kepalaku dan digeser posisiku ke sebelah kanan beliau.” (HR. Jama’ah, hadits shahih).

Umat Islam harus saling menjaga dan menghormati satu sama lain. Perbedaan dalam hal-hal yang tidak prinsip, tidak boleh menjadikan kelompok umat Islam yang satu membenci apalagi menghujat kelompok lainnya. “Yang berjanggut panjang maupun yang janggutnya dibonsai, yang pakai celana setengah kaki maupun tiga perempat kaki, yang pakai jilbab lebar maupun jilbab modis, yang berbusana putih-putih maupun warna lainnya, semauanya adalah saudara. Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan umat,” Inilah gambaram ketakutan yang benar-benar menjadi ancaman dunia barat dan kroni-kroninya.

Chikago


Shadr City – Irak


Teheran


Khasmir – India


Iran


Rusia


China


Palestina






Indonesia


Perbedaan sekecil apa pun,bila disikapi dengan jiwa kerdil,dada sempit,sikap egois, dan mau menang sendiri,pasti akan mendatangkan perpecahan dan malapetaka. Apalagi kalau perbedaannya besar,sudah pasti hancur lebur. Sebaliknya, perbedaan sebesar apa pun, kalau disikapi dengan jiwa besar, dada lapang, sikap tafâhum, dan saling hormat, insya Allah tidak akan menimbulkan perpecahan.

sumber

Saturday, March 5, 2011

Gerindra Tak Koalisi Jika Terus Impor Pangan


Ada Yang Unik – Walau sudah ditawari Partai Demokrat untuk masuk koalisi Kabinet Indonesia Bersatu II, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masih menimbang-nimbangnya. Sebab, partai yang dipimpin Prabowo Subianto ini tidak ingin sekedar menjadi pelengkap di Kabinet.

Partai Gerindra, kata Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi, Minggu, 6 Maret 2011, ingin menjadi motor penggerak perubahan. Oleh karena itu, sebelum menerima tawaran, Suhardi menungkapkan, ada sejumlah persyaratan yang yang harus terpenuhi.

Persyaratan yang dimaksud adalah pemerintah menyepakati delapan ide Partai Gerindra, di antaranya bersedia mengefektifkan perusahaan-perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara dan menjamin kemandirian pangan.

“Kalau mendapat kesempatan berada di dalam kabinet, kami tidak akan berubah. Kami tetap menjalankan program itu. Kami bisa membenahi langsung dari dalam,” kata Suhardi.

Namun, jika pemerintah menolak program yang ditawarkan, Suhardi mengatakan, maka Partai Gerindra akan lebih baik bila tetap memilih berada di luar kabinet sehingga bisa berkonsentrasi memenangkan Pemilihan Umum 2014. “Bila program-program itu tidak dijalankan atau misalnya pemerintah tetap mengimpor, negara ini akan tambah hancur, karena petani makin tak berdaya,” katanya.

Posisi tawar Partai Gerindra belakangan terus menguat, terutama sejak pandangan partai ini searah dengan Partai Demokrat saat menolak usulan Angket Mafia Pajak di Dewan Perwakilan Rakyat. Setelah itu, Partai Demokrat semakin gencar merayu Gerindra untuk berkoalisi memperkokoh pemerintahan SBY-Boediono periode 2009-2014. (kd)
• Ada Yang Unik